6 Tips gunakan hair tonic pada rambut rontok, bikin lebat dan berkilau alami
foto: freepik.com
Brilio.net - Hair tonic menjadi pelengkap perawatan ritual rambut harian yang tak kalah pentingnya. Terutama bagi kamu yang memiliki masalah rambut rontok. Sebenarnya masih terbilang wajar kok, jika rambut yang rontok sekitar 50-150 helai per hari. Namun, jika kerontokan yang terjadi lebih dari itu, kamu bisa tambahkan pemakaian hair tonic dalam ritual perawatan rambutmu. Memakai hair tonic bertujuan menambah nutrisi pada rambut dari akarnya.
Kamu bisa mempertimbangkan pemakaian hair tonic untuk mengatasinya. Pastikan kamu membaca dengan detail apakah manfaat, bahan yang digunakan, keamanan, dan harga produk sesuai dengan yang kamu inginkan. Hair tonic adalah salah satu produk perawatan rambut yang mengandung minyak, alkohol, dan etanol. Produk ini tersedia dalam bentuk cair, gel, atau semi padat dan beberapa produk juga mungkin bebas minyak. Produk perawatan yang satu ini juga biasanya memiliki aroma yang menyegarkan dan cukup kuat.
-
9 Kelebihan rutin pakai hair tonic, bikin rambut sehat dan tampak berkilau Hair tonic biasanya diaplikasikan setelah keramas dalam rambut saat masih basah.
-
11 Rekomendasi hair tonic atasi rambut rontok di bawah Rp 150 ribu Pemakaian hair tonic yang tepat menjadikan rambut lebih kuat, sehat, dan berkilau.
-
Bikin auto lebat dan lembut, ini trik atasi rambut rontok pakai hair tonic dari 4 bahan dapur Bahan-bahan dapur yang biasa jadi bumbu masakan ini bisa bermanfaat buat kesehatan rambut.
Ada beberapa manfaat yang bisa dirasakan bila kamu rutin menggunakan hair tonic. Mulai dari mencegah kerontokan, hingga merangsang pertumbuhan rambut. Untuk bisa merasakan hasil yang maksimal, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menggunakan produk ini. Yuk, simak 6 tips gunakan hair tonic pada rambut rontok yang akan membuat rambutmu lebat dan berkilau alami, seperti yang telah briliobeauty.net rangkum dari berbagai sumber, Senin (12/12).
1. Gunakan setelah memakai sampo.
foto: freepik.com
Salah satu rahasia agar hair tonic bisa bekerja maksimal adalah digunakan setelah keramas. Saat kulit kepala dalam keadaan basah, permukaannya bakalan melunak dan lebih lembut. Kondisi ini mempermudah daya serap hair tonic ke dalam pori-pori dan folikel rambut. Selain mengaplikasikan saat rambut basah atau lembap, kamu juga perlu membagi rambut ke beberapa bagian sebelumnya. Membagi rambut akan membuat proses mengoleskan produk lebih rata. Setelah itu, jangan lakukan pengeringan dengan hair dryer, ya. Biarkan rambut mengering dengan sendirinya.
2. Kocok sebelum dipakai.
foto: freepik.com
Cara pakai hair tonic yang tidak boleh terlupakan adalah mengocok botol terlebih dahulu. Simpel tapi penting. Langkah ini bermanfaat untuk meratakan kandungan tonic yang mengendap di bagian bawah kemasan. Sehingga, pemakaian manfaat hair tonic bisa kamu rasakan secara optimal.
3. Gunakan di kulit kepala kemudian pijat.
foto: freepik.com
Setelah memakai sampo dan kondisioner, usapkan hair tonic pada kulit kepala secara merata. Setelah itu usapkan hingga ke ujung rambutmu. Biar lebih hemat, kamu bisa meneteskan sedikit demi sedikit kemudian ratakan. Setelah produk hair tonic diteteskan ke kulit kepala dan rambut, cara pakai hair tonic yang benar selanjutnya adalah lakukan pemijatan. Lakukan pemijatan secara lembut pada kepala. Agar hair tonic terserap sempurna ke dalam akar rambut. Lakukan pemijatan sekitar 2-5 menit.
Selain bikin produk lebih meresap, pemijatan juga membuat kepala jadi lebih rileks. Setelah melakukan pemijatan, jangan lupa sisir rambut menggunakan sisir bergerigi jarang, atau jari untuk mengurangi kerontokan.
4. Hindari memakai hair tonic setelah mewarnai rambut.
foto: freepik.com
Aktivitas mencatok atau mewarnai rambut memengaruhi kondisi kulit kepala. Sehingga bisa membuat kepala menjadi sangat sensitif. Hal ini karena bahan kimia rambut maupun efek catokan bisa membuat kulit kepala terluka. Karena itu, hindari memakai hair tonic saat kulit kepala masih dalam keadaan kurang optimal.
5. Jangan digunakan setiap hari.
foto: freepik.com
Gunakan hair tonic setelah keramas. Kemudian biarkan produk tetap di rambutmu hingga jadwal keramas pada hari berikutnya. Meski ada banyak manfaat hair tonic untuk kesehatan rambut, bukan berarti bisa menggunakannya tiap hari, ya. Idealnya, hair tonic digunakan 1-2 kali dalam sebulan. Namun kalau tipe rambut kamu sangat mudah rontok, bisa pakai hair tonic seminggu sekali, untuk lebih menutrisi rambut.
6. Perlakukan rambut dengan lembut.
foto: freepik.com
Guna mencegah kerontokan yang semakin parah, sebaiknya mulai merubah kebiasannmu dengan memperlakukan rambut secara lembut. Tak cukup memakai hair tonic, kamu juga sebaiknya menyisir rambut dalam kondisi kering dengan sisir yang lembut. Selain itu, gunakan handuk microfiber serta sering-seringlah menggerai rambut dengan bebas. Hindari keadaan yang membuat stres karena tanpa disadari bisa menyebabkan kerontokan semakin parah.
Recommended Article
- 10 Rekomendasi hair tonic kandungan ginseng, harga di bawah Rp 150.000
- Cara simpel merawat rambut rontok ala TikToker ini bikin rambut lebat dan lebih sehat
- 11 Rekomendasi cat rambut penutup uban di bawah Rp 250 ribu, warna pekat dan tahan lama
- Kerap distyling, berikut 5 perawatan rambut ala Julie Estelle yang bikin lembut dan tampak berkilau
- 5 Cara mengecat rambut yang mulai beruban, warnai secara berkala
-
Tak perlu urang aring, ini cara bikin rambut tipis jadi lebat & uban tersamarkan pakai 1 jenis rempah
-
Trik atasi uban hanya pakai 1 jenis daun, ampuh kembali hitam tanpa semir dan urang-aring
-
Perubahan cowok berambut gondrong mirip Vadel Badjideh usai potong rambut, hasilnya bak beda orang
-
Punya rambut super keriting iseng nyatok malah ketagihan, penampilan cowok ini auto berubah total
-
10 Macam warna rambut yang cocok untuk mengekspresikan dirimu, lengkap cara merawatnya