Kondisi wajahnya bikin nyesek, kisah cewek korban krim abal-abal ini buktikan bahayanya produk merkuri
foto: TikTok/@wahyuni_256
Brilio.net - Krim abal-abal sering kali dipromosikan dengan janji hasil instan, seperti kulit lebih putih, bercahaya, atau bebas dari jerawat. Namun, di balik klaim tersebut, banyak produk ini mengandung bahan berbahaya seperti merkuri, yang dikenal memiliki efek toksik.
Penggunaan krim yang mengandung merkuri dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, termasuk iritasi kulit, ruam, dan bahkan kerusakan permanen pada jaringan kulit. Dalam jangka panjang, paparan merkuri dapat memicu masalah lebih serius, seperti gangguan fungsi ginjal dan sistem saraf.
-
7 Bahaya penggunaan merkuri pada wajah, bikin kulit tipis dan iritasi Merkuri dapat merusak skin barrier yang menimbulkan permasalahan kulit
-
Jangan sampai tertipu, ini 7 ciri-ciri skincare merkuri dan bahayanya yang perlu diketahui Merkuri adalah logam berat beracun yang bisa menyebabkan berbagai masalah kesehatan serius.
-
Mengenal kandungan merkuri pada skincare abal-abal, ini ciri-ciri yang harus diwaspadai menurut dokter Di dunia kecantikan, merkuri sering digunakan karena kemampuannya untuk mencerahkan kulit secara cepat, mengurangi noda hitam.
Merkuri bekerja dengan cara menghambat produksi melanin, yang bertanggung jawab untuk warna kulit. Meskipun efek pemutihannya dapat terlihat cepat, penggunaan produk ini tidak aman dan sangat berisiko. Selain itu, merkuri dapat terakumulasi dalam tubuh, menyebabkan efek samping yang dapat berlangsung lama bahkan setelah penggunaan dihentikan.
Seperti yang dialami oleh pengguna TikTok dengan nama akun @wahyuni_256. Lewat unggahannya, ia membagikan kisahnya sebagai korban krim abal-abal yang mengandung merkuri. Bahkan ia juga menunjukkan kondisi wajahnya yang bikin nyesek.
foto: TikTok/@wahyuni_256
"Penyebab aku jerawatan karna cream yg abal-abal," tulisnya dalam keterangan video, yang briliobeauty.net kutip pada Sabtu (2/11).
Kisahnya berawal saat pemilik akun yang diketahui bernama Wahyuni itu memutuskan untuk berhenti memakai krim wajah yang mengandung merkuri. Setelah berhenti menggunakan krim abal-abal tersebut, wajah Wahyuni langsung muncul beruntusan dan terasa gatal.
foto: TikTok/@wahyuni_256
Kondisi tersebut sempat ia diamkan selama seminggu, namun justru tak kunjung membaik. Akhirnya ia memutuskan untuk langsung menggunakan krim wajah yang berlabel BPOM. Alhasil, beruntusan di wajahnya berubah jadi jerawat kemerahan di seluruh wajah. Parahnya lagi, wajahnya juga dipenuhi jerawat bernanah dan semacam jerawat batu yang terasa nyeri.
foto: TikTok/@wahyuni_256
Dikarenakan kondisi wajahnya semakin parah, Wahyuni melakukan konsultasi dengan dokter kulit dan berhenti menggunakan krim wajah BPOM yang sebelumnya sempat ia pakai. Sampai saat ini pun, Wahyuni, rajin melakukan konsultasi dengan dokter kulit dan memilih produk skincare hasil resep dokter.
Kisah Wahyuni ini menjadi bukti jika produk skincare abal-abal yang mengandung merkuri benar-benar berbahaya untuk kesehatan kulit. Bukannya cantik, malah justru merusak wajah.
foto: TikTok/@wahyuni_256
Recommended Article
- 11 Daftar skincare Doktif approve, nggak overclaim punya kandungan sesuai setelah uji lab
- Belajar sambil seru-seruan, Garnier ajak kamu PDKT dengan kulitmu dalam Garnier Skinmagi Experience
- Dikira cleansing balm, momen cewek tak sadar hapus makeup pakai moisturizer Rp 150 ribuan bikin nyesek
- Beruntusan akibat nggak cocok pakai skincare, kondisi wajah cewek ini malah makin parah usai treatment
- Apakah penting pakai skincare sebelum tidur? Simak 9 faktanya menurut dermatologist
-
Cara mudah dapatkan glass skin yang bebas pori-pori dan garis halus, pakai toner dari 1 ampas buah
-
Bikin kulit bebas keriput, kombinasi 3 jenis buah ini ampuh jadi pengganti minuman kolagen instan
-
Tak perlu kunyit, ini trik putihkan gigi kuning dan hempas bau mulut pakai 1 jenis tanaman
-
Cukup pakai 1 bahan rempah ini, noda kuning pada gigi bisa memudar tanpa baking soda
-
Tak butuh kulit pisang, rahasia gigi putih bebas lubang bisa pakai 1 jenis rempah ini