Perbedaan physical, chemical, dan hybrid sunscreen, mana yang lebih cocok buat kamu?

Perbedaan physical, chemical, dan hybrid sunscreen, mana yang lebih cocok buat kamu?

Brilio.net - Kesadaran akan pentingnya melindungi kulit dari paparan sinar matahari semakin meningkat. Kini banyak orang yang menggunakan sunscreen agar wajahnya terlindungi sepanjang waktu. Namun sebelum menggunakan sunscreen, perlu diketahui tidak semua sunscreen diciptakan dengan formula yang sama. Terdapat tiga jenis sunscreen yang beredar di pasaran yaitu physical, chemical, dan hybrid.

Ketiga jenis sunscreen tersebut menawarkan perlindungan dengan cara yang berbeda. Masing-masing dengan kelebihan dan kekurangannya sendiri. Memahami perbedaan antara ketiga jenis sunscreen ini tidak hanya penting untuk memilih produk yang tepat sesuai kebutuhan kulit individu, tetapi juga untuk memastikan perlindungan optimal terhadap bahaya sinar UV.

Seperti diketahui, bahaya sinar UV bisa menimbulkan sejumlah masalah bagi kesehatan kulit. Mulai dari mempercepat penuaan dini, munculnya bintik matahari, dan wajah yang tampak kusam. Maka dari itu, penting mengetahui perbedaan jenis sunscreen demi menghindari efek buruk sinar UV. Berikut ini penjelasan lebih lengkapnya seperti dirangkum briliobeauty.net dari berbagai sumber, Selasa (23/7).

Physical Sunscreen.

Perbedaan physical, chemical, dan hybrid sunscreen berbagai sumber

foto: freepik.com

Physical sunscreen, juga dikenal sebagai mineral sunscreen, bekerja seperti perisai fisik yang memantulkan dan menghamburkan sinar UV sebelum dapat menembus kulit. Dua bahan aktif utama dalam physical sunscreen adalah zinc oxide dan titanium dioxide.

Physical sunscreen memiliki kelebihan yaitu lebih efektif setelah diaplikasikan. Selain itu, cocok digunakan untuk kulit sensitif karena risiko iritasi rendah. Bahkan jenis sunscreen ini bisa tahan lama jika digunakan di bawah sinar matahari secara langsung. Selain itu, physical sunscreen aman digunakan pada anak-anak dan ibu hamil.

Sedangkan kekurangan dari physical sunscreen adalah dapat meninggalkan residu putih pada kulit, terutama pada kulit gelap. Physical sunscreen juga punya tekstur tebal dan berat saat diaplikasikan pada wajah. Kemudian physical sunscreen lebih sulit untuk diratakan dan menyumbat pori-pori jika tidak dibersihkan dengan baik.

Chemical Sunscreen.

Perbedaan physical, chemical, dan hybrid sunscreen berbagai sumber

foto: freepik.com

Chemical sunscreen menggunakan bahan kimia organik yang menyerap sinar UV dan mengubahnya menjadi panas, kemudian dilepaskan dari kulit. Chemical sunscreen ini punya bahan aktif seperti oxybenzone, avobenzone, octisalate, dan homosalate.

Sementara itu, kelebihan menggunakan chemical sunscreen terletak pada teksturnya yang ringan dan mudah diaplikasikan. Chemical sunscreen juga tidak meninggalkan residu putih dan membutuhkan jumlah lebih sedikit untuk perlindungan efektif. Bahkan ideal untuk penggunaan harian dan di bawah makeup.

Di sisi lain, jenis sunscreen ini memiliki kekurangan berupa membutuhkan waktu sekitar 20 menit untuk menyerap ke dalam lapisan kulit. Beberapa bahan aktif dalam chemical sunscreen juga bisa menyebabkan iritasi pada kulit sensitif.
Sementara itu, beberapa bahan kimia (seperti oxybenzone) mungkin memiliki dampak pada lingkungan. Kekurangan lain dari chemical sunscreen adalah perlu diaplikasikan ulang lebih sering, terutama setelah berenang atau berkeringat.

Hybrid Sunscreen.

Perbedaan physical, chemical, dan hybrid sunscreen berbagai sumber

foto: freepik.com

Hybrid sunscreen seperti namanya menggabungkan elemen dari physical dan chemical sunscreen. Produk ini biasanya mengandung kombinasi filter mineral dan kimia. Kelebihan dari hybrid sunscreen adalah mampu memberikan perlindungan spektrum yang lebih luas dan komprehensif. Dari segi tekstur pun lebih ringan dibandingkan physical sunscreen. Munculnya residu putih juga lebih rendah dibandingkan physical sunscreen. Kemudian, hybrid sunscreen juga cocok digunakan untuk berbagai jenis kulit.

Kekurangan dari hybrid sunscreen terletak pada kandungan bahan kimia yang dapat mengiritasi kulit sensitif. Kekurangan lain terletak pada efektivitas yang bergantung pada formulasi spesifik produk dan memerlukan waktu untuk menyerap ke dalam kulit.

Cara memilih sunscreen yang tepat.

Setelah penjelasan mengenai perbedaan physical, chemical, dan hybrid sunscreen kamu perlu mengetahui cara memilih produk yang tepat. Ada beberapa poin yang perlu kamu ketahui, antara lain:

- Pertama yang perlu kamu perhatikan adalah jenis kulit. Bagi pemilik kulit sensitif mungkin lebih cocok dengan physical sunscreen. Sementara kulit normal hingga berminyak mungkin lebih nyaman dengan chemical atau hybrid sunscreen.

- Kedua dari segi aktivitas harian di luar ruangan, kamu bisa menggunakan physical sunscreen yang bisa tahan lebih lama. Sementara untuk penggunaan sehari-hari, chemical atau hybrid bisa menjadi pilihan yang lebih nyaman.

- Ketiga dari segi tekstur, jika kamu menginginkan tekstur yang ringan dan tidak terlihat, chemical atau hybrid sunscreen mungkin lebih sesuai.
Sementara itu, jika kamu peduli dengan dampak lingkungan, physical sunscreen dengan bahan mineral mungkin menjadi pilihan yang lebih ramah lingkungan.

- Keempat yaitu dari segi perlindungan spektrum, pastikan untuk memilih sunscreen yang menawarkan perlindungan terhadap UVA dan UVB dengan tingkat SPF tinggi. Pasalnya, sunscreen dengan SPF tinggi bisa melindungi wajah secara maksimal, sehingga tak timbul masalah pada kulit.

(brl/jad)

tags

STORIES