Di mana anak Suzzanna di Ratapan dan Rintihan sekarang? Ini kabarnya yang menjauh dari dunia hiburan

Di mana anak Suzzanna di Ratapan dan Rintihan sekarang? Ini kabarnya yang menjauh dari dunia hiburan

Brilio.net - Suzzanna, sang "Ratu Horor" Indonesia, telah membintangi lebih dari 20 film sepanjang kariernya. Meski namanya identik dengan genre horor, bukan berarti ia tak piawai dalam memerankan karakter lain.

Salah satu filmnya yang begitu membekas di hati penonton adalah Ratapan dan Rintihan. Film ini menghadirkan kisah penuh emosi yang mampu mengaduk perasaan.

Dalam film ini, Suzzanna memerankan seorang wanita yang hendak menikah lagi, namun memilih menyembunyikan keberadaan anaknya. Tragisnya, sang anak, Jamila, yang hampir buta, justru menghilang setelah dititipkan.

Karakter Jamila sendiri dimainkan oleh Faradilla Sandy, aktris cilik berbakat yang bersinar di era 70-an. Namun, seiring waktu, Faradilla memilih menjauh dari dunia hiburan dan tak lagi muncul di hadapan publik.

Penasaran seperti apa transformasi Faradilla Sandy dari dulu hingga kini? Simak potret perjalanan dan kabarnya sekarang yang dihimpun brilio.net dari berbagai sumber, Rabu (2/4).

1. Faradilla Sandy meraih penghargaan aktris anak-anak dari PWI pada 1974-1975 silam. Saat ini, Faradilla Sandy sudah tak lagi aktif di dunia hiburan.

Faradilla Sandy anak Suzzanna Ratapan Rintihan  berbagai sumber

Faradilla Sandy anak Suzzanna Ratapan Rintihan
Instagram/@indrajp3; Facebook/HomeRibs

2. Namanya populer bersama dengan Rano Karno. Dia kerap membintangi tokoh anak yang teraniaya. Lama tak terlihat, Faradilla masih mirip dengan yang dulu, kan?

Faradilla Sandy anak Suzzanna Ratapan Rintihan  berbagai sumber

Faradilla Sandy anak Suzzanna Ratapan Rintihan
Instagram/@wahyuagung__serba_tempo_dullu; Facebook/Faradilla Sandy

3. Faradilla populer lewat perannya sebagai anak tiri dalam film Ratapan Anak Tiri pada 1973. Dia kemudian bermain film bersama Suzzanna di Ratapan dan Rintihan. Wajahnya nggak banyak berubah, ya?

Faradilla Sandy anak Suzzanna Ratapan Rintihan  berbagai sumber

Faradilla Sandy anak Suzzanna Ratapan Rintihan
Instagram/@indrajp3; YouTube/Yessy Gusman

4. Ayah Faradilla Sandy ternyata adalah sutradara dan aktor terkenal Sandy Suwardy. Begini penampilannya saat memakai hijab.

Faradilla Sandy anak Suzzanna Ratapan Rintihan  berbagai sumber

Faradilla Sandy anak Suzzanna Ratapan Rintihan
Instagram/@indrajp3; Instagram/@aya_nathaya

5. Faradilla Sandy tumbuh jadi gadis remaja ini tetap memiliki mata yang tajam. Tatapannya tak berubah meski kini sudah hampir berusia 60 tahun.

Faradilla Sandy anak Suzzanna Ratapan Rintihan  berbagai sumber

Faradilla Sandy anak Suzzanna Ratapan Rintihan
Instagram/@koleksinyawodjo; Instagram/@aya_nathaya

6. Film terakhir yang dibintanginya adalah Ratapan Anak Tiri III yang rilis pada 1990. Kini dia sudah memiliki cucu, lho. Penampilannya nggak banyak berubah, kan?

Faradilla Sandy anak Suzzanna Ratapan Rintihan  berbagai sumber

Faradilla Sandy anak Suzzanna Ratapan Rintihan
Instagram/@indrajp3; YouTube/Yessy Gusman

7. Faradilla Sandy masih sama-sama memiliki paras yang imut dan senyum manis. Saat ini, dia sudah berusia 58 tahun.

Faradilla Sandy anak Suzzanna Ratapan Rintihan  berbagai sumber

Faradilla Sandy anak Suzzanna Ratapan Rintihan
Instagram/@komunitas_kpfij; Facebook/Ernie Ladapase

Kejayaan film Horor yang diperankan Suzzanna: Ratu Horor Indonesia

Suzzanna Martha Frederika van Osch, atau yang lebih dikenal sebagai Suzzanna, adalah ikon film horor Indonesia yang namanya melegenda di industri perfilman. Sejak era 1970-an hingga 1990-an, Suzzanna dikenal sebagai "Ratu Horor Indonesia" berkat kemampuan aktingnya yang luar biasa dalam memerankan karakter mistis dan menyeramkan. Film-film yang diperankannya tidak hanya sukses secara komersial tetapi juga meninggalkan kesan mendalam di hati para penonton.

Era kejayaan Suzzanna dalam film horor

Suzanna mulai dikenal luas melalui film horor klasik seperti Beranak dalam Kubur (1971), yang menjadi salah satu film horor paling populer pada masanya. Film ini mengangkat tema balas dendam dari arwah penasaran dan berhasil menciptakan atmosfer mencekam yang terus dikenang hingga kini.

Puncak kejayaannya semakin terlihat ketika membintangi film Sundel Bolong (1981), di mana Suzanna berperan sebagai arwah penasaran yang gentayangan dengan lubang besar di punggungnya. Adegan ikonik dalam film ini, seperti saat Suzanna memakan sate dalam jumlah yang banyak, menjadi legenda dalam sejarah film horor Indonesia.

Selain itu, Suzanna juga membintangi film horor lain yang tak kalah fenomenal, seperti Malam Satu Suro (1988), Ratu Ilmu Hitam (1981), dan Nyi Blorong (1982). Dalam film-film tersebut, dia berhasil menghadirkan karakter yang menakutkan namun tetap memiliki sisi manusiawi, menjadikannya lebih dari sekadar sosok menyeramkan di layar kaca.

Daya tarik Suzzanna di dunia film horor

Keberhasilan Suzzanna dalam film horor tidak hanya berkat aktingnya yang memukau, tetapi juga karena totalitasnya dalam berperan. Ia dikenal memiliki ritual khusus sebelum syuting untuk mendalami perannya. Selain itu, wajahnya yang khas dengan tatapan mata tajam semakin memperkuat citranya sebagai sosok mistis dalam setiap film yang dibintanginya.

Banyak penggemar percaya bahwa Suzzanna memiliki aura mistis yang membuatnya sangat cocok membintangi film horor. Bahkan, beberapa rumor menyebutkan bahwa ia memiliki keterkaitan dengan dunia gaib, meskipun hal ini tidak pernah dikonfirmasi secara langsung.

Warisan dan pengaruh Suzzanna dalam perfilman Indonesia

Meski Suzanna telah berpulang pada 2008, warisan film-film horornya tetap hidup hingga kini. Banyak film horor modern yang terinspirasi dari karya-karyanya, dan beberapa di antaranya bahkan dibuat ulang, seperti Sundel Bolong yang diadaptasi kembali dengan teknologi sinematografi yang lebih maju.

Kehadiran Suzanna dalam dunia film horor Indonesia telah membuka jalan bagi banyak aktris lain untuk berani mendalami peran-peran menyeramkan. Namanya akan selalu dikenang sebagai ikon horor yang membawa perfilman Indonesia ke level yang lebih tinggi.

(brl/ola)

tags

STORIES